Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemprov Sulteng Gencar Bersihkan Lahan Kawasan Pangan Nusantara

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
7 Agustus 2022
A A

PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggencarkan land clearing atau pembersihan lahan kawasan pangan nusantara, untuk menjadi penyangga kebutuhan IKN, di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala.

“Land clearing terus dilakukan, saat ini sudah enam hektare yang dibersihkan, dan ditargetkan akhir Agustus pembersihan sudah mencapai 50 hektare dan pada September mencapai 100 hektare,” ucap Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah, M Ridha Saleh, di Palu, dikutip dari republika.co.id, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Menurutnya, luas total lahan kawasan pangan nusantara di Donggala sebesar 1.163 hektare, yang menjadi sentral pengembangan pangan penyangga IKN.

Baca Juga

Pemda Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Siapkan Revitalisasi Lahan Terdampak Karhutla

Gerakan Tanam Jagung di Lobu Mandiri, Bupati Erwin Dorong Lahan Tidur Produktif

Kekeringan Sebabkan 3.000 Hektare Sawah di Parigi Moutong Gagal Tanam

Saat ini Pemprov Sulawesi Tengah telah membuka kantor penghubung percepatan pembangunan kawasan pangan di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, salah satu tujuannya untuk cepat merespons saran dan masukan masyarakat.

Di samping itu, Pemprov Sulawesi Tengah membuka jalan menuju titik nol kawasan pangan nusantara.

“Panjang jalan yang dibuka yaitu 12 kilometer. Saat ini sudah dalan tahap pengerasan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, Pemprov Sulawesi Tengah bersama Kementerian PUPR akan segera menyiapkan air pertanian dengan menggunakan teknologi.

“Gubernur bersama pihak Kementerian PUPR, khususnya Sumber Daya Air telah meninjau lokasi kawasan pangan. Air pertanian akan disiapkan dengan teknologi serta sistem pengairan modern,” ujarnya.

Bahkan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura telah menyiapkan bibit jagung untuk ditanami di kawasan pangan nusantara dengan memanfaatkan lahan seluas 200 hektare.

“Jadi bibit yang disiapkan untuk 200 hektare lahan di kawasan pangan nusantara,” sebutnya.

Saat ini sudah ada satu perusahaan yang bermohon ke Pemprov Sulawesi Tengah untuk mengembangkan buah-buahan di kawasan pangan tersebut.

“Perusahaan itu membutuhkan lahan seluas 50 hektare untuk mengembangkan buah buahan,” kata dia. *theopini.id

Tags: Land ClearingPertanian
ShareTweet
Previous Post

Operasi SAR Berakhir, 4 Korban Banjir Torue Belum Ditemukan

Next Post

3 Kali Berturut-turut, Parigi Moutong Raih Penghargaan KLA

Artikel Lainnya

DPRD Parigi Moutong Desak Percepatan Regulasi IPERA Tambang Rakyat

DPRD Parigi Moutong Desak Percepatan Regulasi IPERA Tambang Rakyat

4 Maret 2026
Penyusunan RKAS Sekolah Diminta Selaras Program Prioritas Pendidikan

Penyusunan RKAS Sekolah Diminta Selaras Program Prioritas Pendidikan

4 Maret 2026
Faisan Badja Minta Pemda Kaji Ulang Lokasi Hibah Lahan Korem

Faisan Badja Minta Pemda Kaji Ulang Lokasi Hibah Lahan Korem

4 Maret 2026
Pemkab Parigi Moutong Siap Tindak Lanjuti Pokok-Pokok Pikiran DPRD Tahun 2027

Pemkab Parigi Moutong Siap Tindak Lanjuti Pokok-Pokok Pikiran DPRD Tahun 2027

4 Maret 2026
Audiensi dengan Menteri Transmigrasi, Bupati Parigi Moutong Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Audiensi dengan Menteri Transmigrasi, Bupati Parigi Moutong Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Transmigrasi

4 Maret 2026
Disdikbud Parigi Moutong Tegaskan Pengelolaan Dana BOS Jadi Indikator Kinerja Kepala Sekolah

Disdikbud Parigi Moutong Tegaskan Pengelolaan Dana BOS Jadi Indikator Kinerja Kepala Sekolah

3 Maret 2026

Comments 0

  1. Ping-balik: 3 Kali Berturut-turut, Parigi Moutong Raih Penghargaan KLA - Songulara.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026
DPRD Parigi Moutong Desak Percepatan Regulasi IPERA Tambang Rakyat

DPRD Parigi Moutong Desak Percepatan Regulasi IPERA Tambang Rakyat

4 Maret 2026
Penyusunan RKAS Sekolah Diminta Selaras Program Prioritas Pendidikan

Penyusunan RKAS Sekolah Diminta Selaras Program Prioritas Pendidikan

4 Maret 2026

Terpopuler

  • Dua DI Kembali Difungsikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Parigi Moutong Hadiri Monev BPJS Ketenagakerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Parigi Moutong Diperintahkan Bayar Ganti Rugi Lahan Kantor Bupati Rp3,7 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati: Manfaatkan Gereja Sepenuh Hati Untuk Beribadah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In