Samsurizal Pastikan Program Pembangunan Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

33

Laporan : Jeprin/Humas Pemda Parigi Moutong

PARIGI MOUTONG – Kunjungan kerja (Kunker) Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong tidak hanya sekadar bertemu masyarakat. Namun, ia ingin memastikan program pembangunan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyentuh kebutuhan masyarakat.

Hari pertama, Rabu (27/3) pagi, Kunker Bupati yang didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu berlangsung di Kecamatan Moutong. Di wilayah paling ujung Kabupaten Parigi Moutong itu Bupati mendengarkan berbagai keluhan dan masukan dari masyarakat terkait pembangunan di wilayah itu.

Bupati juga sempat menjelajah meninjau air terjun, salah satu obyek wisata yang terdapat di desa Boloung Kecamatan Moutong. Akses jalan menuju ke obyek wisata itu cukup sulit dilalui kendaraan roda empat, sehingga Bupati didampingi Camat Moutong dan sejumlah Kepala OPD hanya bisa naik sepeda motor, bahkan berjalan kaki sejauh hampir 1 Km.

Bupati menyatakan akan menjadikan air terjun  Moutong sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Parigi Moutong. Terkait sulitnya akses jalan menuju ke tempat itu, Bupati mengatakan segera memprogramkan pengerasan jalan paling lambat Tahun depan. “Saya akan jadikan air terjun ini sebagai wisata unggulan Parigi Moutong. Soal sulitnya akses jalan menuju kesini, insya Allah paling lambat tahun depan sudah kita programkan,” tandas Samsurizal ditemui di lokasi air terjun Boloung, Rabu (27/3).

Rabu (27/3) malam, Kunker Bupati bergeser ke Kecamatan Taopa. Di wilayah yang dipimpin Ahmad Tandju ini, Bupati juga mendengarkan berbagai keluhan dari Kepala Desa dan masyarakat, diantaranya sulitnya soal akses jalan menuju ke Desa Tompo, Sibatang, Paninggo dan Karya Jati. Masyarakat setempat juga mempertanyakan nasib pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Moutong, pendekatan pelayanan serta beberapa permohonan bantuan yang mereka ajukan ke OPD namun belum dapat dipenuhi.

Terkait hal itu, Bupati langsung memerintahkan Kepala OPD yang ikut mendampingi segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Bahkan, Kepala OPD langsung disebar turun ke lapangan mencari tahu apa yang menjadi kendala masyarakat. “Soal jalan, ini ada Kadis PUPRP, besok (hari ini) beliau saya perintahkan langsung turun ke lapangan. Nanti Pak Camat dan Kades dampingi. Saya minta keluhan warga ini ditindaklanjuti dan segera di programkan,” ujar Bupati.

Samsurizal juga menepis anggapan sebagian masyarakat yang menyatakan DOB yang akan terbentuk lebih dulu adalah Tomini Raya, sebab saat ini sejumlah kantor OPD telah dibuka di Tinombo. “Tidak akan mungkin DOB Tomini Raya terbentuk lebih dulu dari DOB Moutong, sementara DOB Tomini Raya ada di tengah. Secara logika itu tidak mungkin,” tepisnya.

Menurutnya, pembukaan Kantor perwakilan OPD di Tinombo hanya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah utara, sehingga tidak perlu jauh ke Parigi ketika berurusan. Misalnya ketika mengurus KTP, cukup diurus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berada di Tinombo. “Nanti 6 bulan kita akan evaluasi kantor kantor OPD ini. Jika pegawainya memungkinkan kita akan buka juga kantor perwakilan di Moutong atau Taopa. Minimal Kantor Dukcapil,” kata Samsurizal.

Terkait nasib DOB, Mantan Perwira TNI itu tetap optimis calon DOB Moutong dan Tomini Raya akan terbentuk jika Pemerintah Pusat segera membuka keran moratorium pemekaran daerah. Dua calon DOB itu katanya sangat berpelung dibentuk karena telah memiliki Amanat Presiden (Ampres). Bahkan, masuk dalam grand desain penataan daerah otonom baru di Indonesia. Calon DOB Moutong masuk urutan 3 dan calon DOB Tomini Raya masuk urutan 7. “Jadi kalau ada pembahasan RUU DOB lima oleh DPR RI, maka DOB Moutong sudah masuk. Kalau sepuluh pembahasan RUU DOB, maka Calon DOB Tomini Raya masuk,” ungkapnya.

Pada setiap kesempatan, Bupati Samsurizal juga mengajak masyarakat untuk mensukseskan Pemilu serentak 2019. Ia meminta masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS tanggal 17 April 2019 untuk menyalurkan hak pilihnya. Soal Pilihan Presiden, masyarakat diminta tidak terbelah.

Kedua calon Presiden (Jokowi – Prabowo) ini adalah figur terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia. “Sedangkan calon Kepala Desa, yang dipilih masyarakat adalah yang terbaik di wilayah itu, apalagi calon Presiden. Pak Jokowi pernah menjadi relasi kerja saya saat di Aceh. Pak Prabowo pernah menjadi komandan saya di TNI. Saya tahu mereka, dua duanya orang baik. Jadi silakan saja masyarakat menentukan hak pilihnya,” ujar Samsurizal.

Sesuai jadwal, Kunker Bupati setelah dari Kecamatan Bolano Lambunu Kamis (28/3) hari ini akan dilanjutkan ke Kecamatan Bolano. Setelah itu, pada Jum’at (29/3) besok Kunker Bupati akan dilanjutkan di Kecamatan Ongka Malino dan Mepanga.

Sejumlah Kepala OPD yang ikut mendampingi Bupati diantaranya, Kadis PMD, Kadis PUPRP, Kadis Dikbud, Kadis Perindag, Kadis Perhubungan, Kadis TPHP, Kadis PKP, Sekretaris Dispora, Kabag Organisasi, Kabag Umum serta Perwakilan Dinas Sosial dan Dinas P3AP2KB. **

LEAVE A REPLY