REBUT ADIPURA- Bupati Samsurizal Tombolotutu menuntut ASN menjadi motivator untuk meraih Adipura pada saat memimpin upacara 17 bulan berjalan di halaman kantor bupati. FOTO : HUMAS PEMKAB

PARIGI MOUTONG- Bupati Samsurizal Tombolotutu menuntut seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menjadi motivator bagi seluruh elemen masyarakat untuk membersihkan lingkungannya masing-masing dari sampah dalam rangka merebut tropi Adipura di Tahun 2020.

“Jadi, kalau ada pembersihan yang disampaikan oleh Lurah atau Camat, kita harus ikuti,” kata Bupati Samsurizal Tombolotutu dihadapan Seluruh ASN di lingkup Pemkab pada upacara 17 bulan berjalan, Rabu (17/7) di halaman kantor bupati.

Bupati Samsurizal mengatakan, masyarakat Parigi Moutong khususnya yang berada di lima Kelurahan di kota Parigi untuk berkomitmen dan bersinergi dengan Pemerintah serta stakeholder terkait dalam mengolah lingkungan serta menjaga kebersihan.

“Mari kita membersihkan lingkungan kita untuk meraih Adipura dengan slogan Kukita Kutima Sampah (KuKuSa) yang artinya Kulihat Kuambil Sampah,” tekannya.

Menurut Bupati, meraih Adipura, bukan menjadi nilai tambah bagi pejabat Pemkab Parigi Moutong, tetapi kehormatan bagi semua masyarakat yang ada atau yang tinggal di Kabupaten Parigi Moutong khususnya di Kota Parigi,” ujarnya.

Masyarakat Parigi Moutong kata Bupati, harus menjadikan motivasi daerah atau Kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah yang sebelumnya sudah mendapatkan penghargaan Adipura.

“Mari kita jadikan kabupaten yang sudah meraih adipura sebagai motivasi. Oleh sebab itu, mari kembangkan daerah kita dan harus kita perjuangkan menjadi kota yang meraih Adipura. Adipura ini harus kita raih di tahun 2020. Maka kita siapkan mulai dari sekarang,” harapnya.

Bupati juga mengatakan, akan menggerakan anak sekolah yang ada di kota Parigi, mulai dari SD sampai SMA untuk mendukung meraih Adipura.

“jadi nantinya anak sekolah yang ada di dalam kota Parigi akan saya kumpulkan untuk membersihkan lingkungan,  bukan dilingkungan sekolahnya saja, tetapi juga dilingkungan dimana anak itu tinggal,” tandasnya. (HUMAS PEMKAB)

 

LEAVE A REPLY