Farahdina Ilhami Putri, Juara Lomba Menulis Tingkat SD

38
Farahdina Ilhami Putri (tengah), siswi asal SD Inpres II Bantaya, menerima hadiah pemenang pertama dari Kadisdikbud Parigi Moutong, Adruddin Nur, usai menjuarai lomba menulis esay tingkat SD se Kabupaten Parigi Moutong, di Lapangan Tenis Indoor Kantor Bupati, Kamis (31/10). Foto : IST

PARIGI MOUTONG – Farahdina Ilhami Putri, siswi kelas VI asal SD Inpres II Bantaya,  memenangkan lomba menulis esay kategori SD, pada Gebyar Literasi 2019 di Parigi Moutong yang digelar Balai Bahasa Sulawesi Tengah.

Farahdina yang merupakan anak kedua dari pasangan Fakhrudin dan Rahmawati Malewa itu,  berhasil mengalahkan 199 peserta lainnya dari seluruh SD se Kabupaten Parigi Moutong, dengan tulisan yang berjudul “Aku Anak Indonesia Cerdas Berliterasi”.

Atas keberhasilannya itu, Farahdina berhak atas piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 1,5 juta rupiah.

Kegiatan yang dimulai Selasa (29/10) dan berakhir Kamis (31/10) itu, mengangkat tema “Literasi Baca Tulis untuk Generasi Emas Berkualitas”. Lomba tersebut diikuti 800 peserta yang terbagi dalam empat kategori, SD, SMP, SMA/SMK dan Komunitas atau pegiat literasi.

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tengah, Drs Adri  M.Pd mengatakan, Balai Bahasa Sulawesi Tengah mengapresiasi sambutan pemerintah daerah Parigi Moutong yang dengan antusias menerima dan mendukung Gebyar Literasi 2019 di Parigi Moutong. Kata dia, Balai Bahasa setiap tahun melaksanakan kegiatan Gebyar Literasi namun baru kali ini dihadiri hingga 800 peserta.

“Terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong yang berkenan menyambut baik program ini sehingga dapat terlaksana seperti saat ini. Terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Parigi Moutong atas kerjasama yang baik ini, semoga kedepannya bisa terus bekerjasama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, dalam sambutanya mengatakan Gebyar Literasi yang digelar Balai Bahasa Sulawesi Tengah menjadi motivasi bagi Dinas Pendidikan dan para pegiat literasi juga komunitas yang ada di Parigi Moutong untuk lebih menggeliat lagi dalam upaya menyebarluaskan dan membudayakan literasi kesemua jenjang pendidikan.

“Kita sudah punya taman literasi, dari sana komunitas menghidupkan gerakan literasi di daerah ini rutin setiap bulan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, menjadikan literasi kita hidup dan para pelaku menjadi bersemangat karena ada wadah dan diapresiasi,” kata dia.

Dr Herawati MA, selaku ketua panitia kegiatan mengatakan, Balai Bahasa Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong menggelar Gebyar Literasi 2019 dengan melaksanakan lomba penulisan esai yang dibagi menjadi empat kategori yaitu kategori siswa SD, SMP, SMA/SMK dan Komunitas baca atau pegiat literasi di Parigi Moutong dengan jumlah keseluruhan 800 peserta.

Informasi yang dihimpun media ini, pemenang lomba esay untuk kategori SD, juara satu diraih oleh Farahdina Ilhami Putri, dari SD Inpres II Bantaya, kategori SMP juara satu diraih oleh Safitri, dari SMP Satu Atap Parigi Tengah, kategori SMA diraih oleh Sagita Indah Cahyani, dari SMA Negeri I Parigi, dan dari Komunitas Baca dan Pegiat Literasi juara satu diraih Syilva Muslimah, dari TBM Sou Mpelava.

Pantauan media ini, Gebyar Literasi 2019 dihadiri sejumlah kepala OPD dijajaran pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong, Kepada Bidang Paud dan Dikmas Nurlina S.Pt M.Si serta jajaran pejabat dan staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong selaku mitra panitia pelaksana provinsi, para fasilitator GLN, Saksi Ahli Bahasa, Instruktur Literasi Baca Tulis, Peneliti dan Penyuluh Bahasa Indonesia, para penulis buku seperti Pardi Salama, para pegiat literasi Provinsi Sulawesi Tengah dan Parigi Moutong, pengelolah taman baca, serta Forum TBM Parigi Moutong.

LEAVE A REPLY