Waspada Corona, Kompetisi Olahraga Ditunda, Revi : Hindari Kontak Langsung dan Jaga Jarak

116
Bupati Parigi Moutong, H. Samsurizal Tombolotutu

PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu, menghimbau kepada seluruh panitia kompetisi olahraga yang saat ini sedang berlangsung di Parigi Moutong, agar ditunda pelaksanaanya hingga 29 Maret 2020.

Penegasan tersebut disampaikan Samsurizal, menyusul himbauan pemerintah pusat, agar menunda sementara seluruh kegiatan yang melibatkan orang banyak, guna mencegah peredaran wabah Virus Corona ( Covid – 19 ) yang saat ini telah menjadi momok bagi penduduk di seluruh dunia..

” Saya sudah minta Kabag Humas, agar menghubungi seluruh panitia kompetisi olahraga untuk menunda kegiatannya,” ungkap Samsurizal, usai menerima laporan dari Panitia Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Equator Cup 2020, di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan, Kamis (18/3/2020).

Samsurizal berharap, agar seluruh panitia kompetisi olahraga, dapat mentaati seluruh himbauan dari pemerintah pusat, terkait penundaan kegiatan.

” Demi kepentingan kita bersama, wajib mentaati instruksi pemerintah pusat ,” tandasnya.

Gelaran Equator Cup, Ditunda Hingga 1 April

Menyusul himbauan Bupati Parigi Moutong, dan Surat Edaran Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), pihak panitia Equator Cup 2020, memutuskan untuk menunda sejumlah pertandingan, hingga 1 April 2020.

” Usai pertandingan penyisihan group, antara Kecamatan Bolano Lambunu melawan Ongka Malino, hari Jumat 19 Maret, maka kompetisi kami tunda hingga 1 April,” jelas Ketua Panitia Equator Cup 2020, Mohammad Sakti Lasimpala.

Dikatakannya, penundaan tersebut, merupakan tindak lanjut dari himbauan bupati dan surat edaran PSSI.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, dr. Revi Tilaar mengingatkan, agar setiap orang menghindari kontak langsung untuk sementara waktu dan menjaga jarak minimal 1,5 meter saat berkomunikasi serta menghindari tempat-tempat keramaian.

Kepala Dinkes Parigi Moutong, dr. Revi Tilaar

“Sedangkan untuk warga yang merasa menderita batuk, flu, demam dan sesak nafas agar segera memeriksakan diri ke rumah sakit,” ujar Revi.

LEAVE A REPLY