Fraksi Toraranga Soroti Belanja Pegawai

25
PANDANGAN UMUM FRAKSI- Masrin M. Said menyampaikan pandangan umum Fraksi Toraranga dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (8/7). FOTO : HUMAS SETWAN

PARIGI MOUTONG – Fraksi Toraranga DPRD Kabupaten Parigi Moutong dalam pandangan umumnya pada rapat paripurna, Rabu (8/7) menyoroti jumlah belanja tidak langsung atau belanja pegawai yang cukup besar dibanding belanja langsung. Diketahui, realisasi belanja tidak langsung pada tahun 2019 sebagaimana disebutkan dalam penjelasan bupati pada rapat paripurna, Senin (6/7) mencapai Rp925 milyar lebih. sedangkan realisasi belanja langsung hanya Rp740 milyar lebih.

Juru bicara Fraksi Toraranga, Masrin M. Said dalam laporannya mengatakan, seharusnya orientasi belanja untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas dibanding belanja untuk memenuhi kebutuhan birokrasi.

“Maka Fraksi Toraranga memberikan catatan untuk pemerintah daerah agar pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan harus tetap diprioritaskan,” ujar Masrin.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong harus selalu berupaya secara nyata dan terstruktur untuk menghasilkan suatu APBD yang dapat mencerminkan kebutuhan riil masyarakat serta dapat memenuhi tuntutan terciptanya anggaran daerah yang berorientasi pada kepentingan dan akuntabilitas publik.

Fraksi Toraranga juga mempertanyakan jumlah pegawai di daerah ini beserta anggarannya.

“Serta bagaimana posisi anggaran untuk pegawai yang sudah pensiun di tahun berjalan,” ujarnya.

Selain itu, Fraksi Toraranga juga menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2019 sebesar Rp186 milyar lebih.

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, memimpin rapat paripurna yang mengagendakan Pandangan Umum Fraksi.

Fraksi Toraranga kata Masrin, menganggap PAD yang diperoleh di tahun 2019 belum menggambarkan hasil capaian  program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam berkreasi dan mengoptimalkan potensi daerah.

“Artinya, masih perlu kreativitas dan program terpadu antar OPD dengan tujuan percepatan optimalisasi potensi dalam rangka meningkatkan PAD secara signifikan,” katanya.

Fraksi Toraranga ujarnya, menginginkan semangat untuk berkreasi dalam rangka menggenjot PAD terus ditingkatkan sehingga berada diangka yang ideal untuk Kabupaten Parigi Moutong.

Disisi lain, Fraksi Toraranga diawal pandangan umumnya memberi apresiasi atas prestasi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tengah.

“Fraksi Toraranga mengucapkan selamat atas keberhasilannya dan memberikan penghargaan serta apresiasi yang tinggi kepada seluruh organisasi perangkat daerah baik secara kolektif, maupun yang dicapai secara individu maupun instansi terkait, dengan harapan semoga di tahun-tahun mendatang, Kabupaten Parigi Moutong lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Pantauan media ini, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Sayutin Budianto tersebut dihadiri Sekretaris Daerah dan beberapa pejabat OPD. FAIZ

LEAVE A REPLY