Ardi : Pamsimas Dorong Peningkatan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat

13
Sosialisasi Pamsimas III Tahun Angaran 2021 di aula kantor Bapelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (20/10). HUMAS PEMKAB

PARIGI MOUTONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong Ardi, S.Pd,MM membuka kegiatan sosialisasi Program Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III Tahun Angaran 2021 di aula kantor Bapelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (20/10).

Kegiatan ini di hadiri oleh para Kepala Desa calon penerima program Pamsimas Tahun Anggaran 2021.

Sekda saat membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong menyampaikan bahwa Program Pamsimas merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menyediakan air minum dan sanitasi bagi masyarakat pedesaan melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Menurutnya, program yang telah dilaksanakan sejak tahun 2008 ini telah menunjukkan dampak positif bagi masyarakat pedesaan dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

“Kabupaten Parigi Moutong adalah salah satu Kabupaten yang sudah melaksanakan program ini sejak tahun 2008, dan sampai dengan tahun 2019 kemarin program Pamsimas telah dilaksanakan di 180 Desa. Sedangkan pada tahun 2020 terdapat 15 Desa regular yang sedang melaksakanan kegiatan program ini”. Ungkap Ardi

Ardi Kadir juga mengatakan bahwa dari 195 Desa yang telah melaksanakan kegiatan ini terdapat 137 desa yang saranannya masih berfungsi baik, 20 desa berfungsi sebagian dan 23 desa tidak berfungsi.

“Terkait ada beberapa desa yang tidak berfungsi program pamsimasnya, Pemda akan secepatnya mencari tahu apa yang menjadi kendala utamanya dan selanjutnya akan mencari solusinya”. Tutur Ardi

Diakhir sambutannya Sekda Ardi Kadir berharap bahwa kegiatan program Pamsimas ini dapat membawa dampak positif bagi desa serta calon desa penerima Pamsimas nantinya, melalui program pamsimas ini pula diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap sarana air minum dan sanitasi yang pada akhirnya akan meningkatkan ekonomi masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

LEAVE A REPLY