Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Dinkes: Kanker Jadi Masalah Kesehatan Terbesar

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
17 Februari 2023
A A

PARIGI MOUTONG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, Elen Ludia Nelwan mengatakan kanker merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia. Bahkan, menjadi penyebab kematian tertinggi ke dua setelah penyakit Kardovaskuler.

“Data Global Burden Of Cancer Study (Globocan) pada 2020, tercatat total kasus kanker di Indonesia mencapai 396.914 kasus, dan total kematian sebesar 234.511 kasus,” ungkap Elen, saat menyampaikan sambutannya pada acara Workshop Tindak Lanjut Paliatif Kanker, di Parigi, Jum’at (17/2).

Menurutnya, Kanker payudara memiliki jumlah kasus baru tertinggi di Indonesia sebesar 65.858 kasus atau 16,6 persen, dari total 396.914 kasus.

Baca Juga

Dinkes Parigi Moutong Gencarkan Skrining TBC di 23 Kecamatan

Dinkes Parigi Moutong Lunasi Jasa Medis 2023, Sisa Utang Rp2,1 Miliar

Cegah HIV/AIDS, Dinkes Parigi Moutong Gencar Lakukan Screening  

Sedangkan, Kanker serviks (leher rahim) menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2 pesen dari total kasus.

Dia menyebut, salah satu penyebab tingginya kasus kanker adalah kondisi lingkungan yang terus menghasilkan bahan karsinogenik, seperti rokok, daging olahan dan sebagainya.

“Penyebab lain juga mempengaruhi seperti kebiasaan bergadang, kurang olahraga dan makan terlalu banyak,” bebernya.

Dia menjelaskan, faktor resiko terjadinya kanker serviks, antara lain aktivitas seksual pada usia muda, keinginan seksual dengan multipartner, mempunyai anak banyak, sosial ekonomi rendah, memakai pil KB (dengan HPV negative/positif), pasien dengan gangguan imunitas.

Dinkes Parigi Moutong, kata dia, terus mensosialisasikan kepada masyarakat dengan bahaya penyakit kanker dan pencegahan, dengan memeriksakan dirinya ke tenaga medis di Puskesmas terdekat atau bidan desa.

“Workshop Tindak Lanjut Paliatif Kanker ini, merupakan bentuk sosialisasi yang kami lakukan untuk ibu-ibu di Kabupaten Parigi Moutong,” kata dia.

Elen mengatakan, deteksi dini kanker serviks sangat penting melalui Inspeksi Visual Asetat (IVA) dan Pap Smear untuk menghindari faktor resiko. &theopini

Selain itu, langkah penting untuk mencegah penyakit ini seperti setia terhadap pasangan, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan menerapkan gaya hidup sehat mulai dari sekarang.

“Kanker termasuk salah satu dari Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mempunyai kecenderungan terus meningkat setiap tahunnya. Sehingga, dapat dikatakan menjadi beban yang harus ditanggung dunia akibat penyakit tersebut juga semakin meningkat,” pungkasnya.*

Tags: Dinas KesehatanDinas Kesehatan Parigi MoutongDinkesHIV AIDSKankerOrang Dengan HIV/AIDS (ODHA)
ShareTweet
Previous Post

Rekrutmen PPPK di Parigi Moutong, Berikan Kesempatan Tenaga Administrasi

Next Post

Winline делаем Разницу! Букмекерская Контора Winline Онлайн Ставки На Спорт

Artikel Lainnya

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026
Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

Narasa, Cerlang, dan Lumiarama, Inovasi Duta GENRE Parigi Moutong untuk Remaja

6 Februari 2026
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

6 Februari 2026
Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Ikut Revitalisasi 2026

Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

6 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

BPBD Catat Karhutla di Parigi Moutong Seluas 147 Hektare

7 Februari 2026
2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

2026, Mahasiswa Parigi Moutong Tak Lagi Terima Bantuan Daerah

7 Februari 2026
Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

Dukung Kualitas Pembelajaran, Bupati Erwin Burase Resmikan Sekolah yang Direvitalisasi

7 Februari 2026

Terpopuler

  • Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur

    Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Usulkan 300 SD Dapat Revitalisasi Sarana dan Prasarana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenggat Habis, Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Masih Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Penggunaan Dana BTT untuk Penanganan Karhutla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In