Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Polisi Amankan Empat Excavator dan Lima Operator di Lokasi PETI Kayuboko

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
1 Maret 2024
A A

PARIGI MOUTONG – Polisi mengamankan empat ekskavator dan lima operator di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong.

“Selain empat alat berat, kamu juga telah menahan lima orang tersangka, yakni operator,” kata AKP Anang Mustaqim, di Parigi, Jum’at, 1 Maret 2024.

Kemudian, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, pihaknya juga telah melayakan surat pemanggilan pemeriksaan kepada pemilik alat berat hingga pemodal.

Baca Juga

Rapat Bersama Gubernur, Pemkab Parigi Moutong Bahas Persiapan Kunjungan Menteri Transmigrasi

DPRD Soroti Minimnya Kehadiran OPD dalam Pembahasan LHP BPK

Pansus LHP BPK Dibentuk, DPRD Parigi Moutong Targetkan Pembahasan Tepat Waktu

Namun, para pemilik alat berat dan pemodalnya belum memenuhi panggilan penyidik. Sehingga, pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kembali.

“Nanti kita akan gelar perkara dulu. Kalau masih saja belum hadir, kemungkinan akan ada upaya paksa terhadap,” tukasnya.

Ia menjelaskan, alat berat yang diamankan personelnya, bukan milik warga Kabupaten Parigi Moutong, tapi berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Proses penindakan, kata dia, dilakukan saat para pelaku melakukan aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Kayuboko.

“Mereka beroperasi di lokasi lama, tempat aktivitas pertambangan di desa setempat. Untuk Desa Air Panas, saat ini tidak lagi beroperasi,” pungkasnya.

Diketahui, Desa Kayuboko merupakan lokasi PETI yang disebut-sebut pernah dikelola pemodal besar bernama Ko Jefri.

Aktivitas pertambangan emas di sana, sempat terhenti dan meninggalkan puluhan kubangan menyerupai danau, yang tak direklamasi.

Bahkan, dampak aktivitas pertambangan tersebut, sangat merugikan warga yang tinggal di desa tetangga, seperti Air Panas, Kecamaran Parigi Barat dan Olaya, Kecamatan Parigi.

Sebelumnya, air tak lagi mengalir di jalur sungai Desa Air Panas. Jembatan pun nyaris tertutupi pasir. Sebagian warga yang bermukim di bantaran sungai, memilih pindah karena sering diterjang banjir. *theopini

ShareTweet
Previous Post

Polisi Periksa Direktur RSUD Anuntaloko Parigi

Next Post

Dua Calon Terpilih dari Dua Parpol di Parigi Moutong Terancam Tak Ditetapkan KPU

Artikel Lainnya

Rapat Bersama Gubernur, Pemkab Parigi Moutong Bahas Persiapan Kunjungan Menteri Transmigrasi

Rapat Bersama Gubernur, Pemkab Parigi Moutong Bahas Persiapan Kunjungan Menteri Transmigrasi

26 Januari 2026
Muhammad Basuki Soroti Pelayanan RSUD Anuntaloko akibat Kekosongan Obat Dasar

DPRD Soroti Minimnya Kehadiran OPD dalam Pembahasan LHP BPK

26 Januari 2026
Pansus LHP BPK Dibentuk, DPRD Parigi Moutong Targetkan Pembahasan Tepat Waktu

Pansus LHP BPK Dibentuk, DPRD Parigi Moutong Targetkan Pembahasan Tepat Waktu

26 Januari 2026
DPRD Parigi Moutong Soroti Bangunan SIKIM yang Terbengkalai di Avulua

Pemkab Parigi Moutong Rencanakan Revitalisasi SIKIM Avolua

26 Januari 2026
Kadin Parigi Moutong Dilantik, Fokus Gerakan Satu Rumah Satu Pengusaha

Kadin Parigi Moutong Dilantik, Fokus Gerakan Satu Rumah Satu Pengusaha

24 Januari 2026
Gubernur Sulteng Apresiasi Program Satu Rumah Satu Pengusaha di Parigi Moutong

Gubernur Sulteng Apresiasi Program Satu Rumah Satu Pengusaha di Parigi Moutong

24 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Rapat Bersama Gubernur, Pemkab Parigi Moutong Bahas Persiapan Kunjungan Menteri Transmigrasi

Rapat Bersama Gubernur, Pemkab Parigi Moutong Bahas Persiapan Kunjungan Menteri Transmigrasi

26 Januari 2026
Muhammad Basuki Soroti Pelayanan RSUD Anuntaloko akibat Kekosongan Obat Dasar

DPRD Soroti Minimnya Kehadiran OPD dalam Pembahasan LHP BPK

26 Januari 2026
Pansus LHP BPK Dibentuk, DPRD Parigi Moutong Targetkan Pembahasan Tepat Waktu

Pansus LHP BPK Dibentuk, DPRD Parigi Moutong Targetkan Pembahasan Tepat Waktu

26 Januari 2026

Terpopuler

  • Januari 2026, 851 PPPK Paruh Waktu Parigi Moutong Segera Dilantik

    Januari 2026, 851 PPPK Paruh Waktu Parigi Moutong Segera Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan KADIN Parigi Moutong, Bupati Tekankan Fondasi Ekonomi Tangguh dan Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Dorong Perluasan Asuransi Nelayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Curanmor dan Ternak Sapi Dibekuk Tim Resmob Polres Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puskesmas Torue Belum Rampung, Bupati Ancam Putus Kontrak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In