Dorong Kembangkan Sentra Perikanan Baru, BRSDM KKP Kunjungi Parigi Moutong

Dorong Kembangkan Sentra Perikanan Baru, BRSDM KKP Kunjungi Parigi Moutong
Kunjungan Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (BRSDM KKP) di Parigi Moutong, Sabtu (19/6).

PARIGI MOUTONG – Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (BRSDM KKP), kunjungi Parigi Moutong, Sabtu (19/6).

Kunjungan ini terkait dengan upaya mendorong Kabupaten Parigi Moutong mengembangkan sentra perikanan baru.

Kepala BRSDM KKP, Sjarief mengatakan, pihaknya sengaja mendorong Pemkab Parigi Moutong untuk mengembanhgkan sentra perikanan baru,  karena menurutnya itu suatu hal yang jarang dilakukan oleh daerah lain,

Tingkatkan Sinergitas, Pesan Wabup Saat Kunjungi Pos Sijoli

Untuk mendorong hal tersebut, tentunya akan membutuhkan SDM yang handal yang salah satunya bisa diperoleh dari pencetakan tenaga handal melalui sekolah seperti Politeknik Kelautan Perikanan yang digagas Pemkab.

Program ini katanya membutuhkan sumber daya manusia yang handal dan tentunya dengan hadirnya Komunitas Akademi Kelautan dan Perikanan menunjukkan progres yang positif

“Sekolah Politeknik KP awalnya atau pertama kali didirikan pada tahun 1960, dan alumninya sudah banyak tersebar di seluruh Indonesia dan bahkan ada yang sudah menjadi Direktur Jendral (Dirjen) di KKP RI,” katanya.

“Sekolah kita sudah tersebar dimana mana, sekarang strategi kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat. Mendekatkan diri dengan sentra sentra industri. Kita membuat akademik akademik Komunitas tersebar dimana mana,”.

Tugas KKP lanjutnya adalah bagaimana Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan terutama protein dari hasil pengolahan tangkap dan budidaya.

Olehnya, Menteri KKP mengamanatkan 3 terebosan utama diantaranya bagaimana cara agar dapat memanfaatkan semaksimal mungkin ikan ikan yang ada dilaut serta penggunaanya.

Untuk budidaya, bagaimana komunitas komunitas unggulan seperti udang lobster,  rumput laut dan lain sebagainya bisa menjadi komunitas ekspor.

“Mudah mudahan Parigi Moutong dengan garis pantai 472 kilo meter bisa menghasilkan perikanan yang menunjang, karena memang karakternya adalah laut,”.

Sementara, Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai mengatakan, hadirnya KKP bisa memberikan motivasi bagi Parigi Moutong untuk terus membantu hingga sekolahnya dapat berdiri sendiri, dan taruna taruninya semuanya putra daerah Parigi Moutong.

“Ini adalah kerjasama Pemkab Parigi Moutong dengan KKP dan juga dirintis oleh Bupati kita. Mudah mudahan ini terus berkembang hingga menjadi Politeknik,” harapnya.

Menurutnya, saat ini masih sebatas kelas jauh Poltek KP Bone dan Poltek KP Bitung. Kedepan harus berdiri sendiri dan semua taruna taruninya asli putra putri Parigi Moutong.

“Insya Allah kedepan sudah milik kita sendiri, dan Insya Allah kita juga akan kerja sama dengan kabupaten yang ada di pesisir Teluk Tomini ini, mulai dari Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Banggai, Tojo Una Una, Poso, sampai ke Buol dan Toli Toli,”.

VIAIRWAN SAHAR
BAGIKAN

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY