Pemkab Parigi Moutong Lakukan Vaksin Perdana Covid 19

Pemkab Parigi Moutong Lakukan Vaksin Perdana Covid19
Kegiatan vaksinasi perdana Covid19 yang dilaksanakan di lobi Kantor Sekretariat Daerah Parigi Moutong, Senin (08/02). Foto : Arki

PARIGI – Pemkab Parigi Moutong lakukan kegiatan vaksin perdana Covid19 yang dilaksanakan di lobi Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Parigi Moutong, Senin (08/02).

Kegiatan perdana ini dipimpin Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Keagamaan, Pemuda, Wanita dan organisasi lainnya.

Pencanangan vaksinasi Covid19 ini dimulai dari 17 orang pendaftar pertama dilingkup pejabat Forkopimda yang menyatakan siap untuk divaksin dan lolos dari hasil pemeriksaan medis.

Tahapan vaksinasi diawali mulai dari mencuci tangan, menuju meja satu pendaftran dan verifikasi data. Kemudian meja kedua pemeriksaan fisik dan edukasi vaksinasi.
Meja ketiga pemberian vaksin dan yang meja keempat merupakan tahap observasi pencatatan laporan untuk melihat reaksi dari penyuntikan vaksin covid dan pemberian kartu vaksin pendaftaraan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Elen Nelwan melaporkan, sesuai arahan pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan bahwa upaya pencegahan untuk memutus mata rantai virus corona tidak cukup dengan melakukan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak), tapi perlu adanya intervensi lain yaitu dilaksanakannya pencanangan vaksinasi.

“Vaksinasi bertujuan mengurangi penularan covid, menurunkan angka kesakitan dan angka kematian,” katanya.

Kegiatan ini merupakan salah upaya pemerintah daerah untuk melindungi seluruh masyarakat agar terhindar dari penularan virus dan juga menjadikan masyarakat tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Dalam sambutannya, Wabup Parigi Moutong mengatakan, untuk diketahui bersama tingkat kerentanan masyarakat khususnya di Parigi Moutong semakin meningkat, peningkatan kasus positif sangat signifikan.

Peningkatan kasus ini katanya disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan yaitu 3M, olehnya intervensi lain yang efektif yang harus dilakukan adalah melakukan vaksinasi.

Pencanangan vaksinasi sambungnya merupakan upaya pencegahan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan, mengurangi transmisi penularan dan mencapai kekebalan kelompok dimasyarakat serta melindungi masyarakat dari penularan covid agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

“Karena vaksin ini bukan hanya baik untuk diri sendiri namun juga bermanfaat bagi keluarga dan orang sekitar untuk mencegah penyebaran dan penularan covid 19, sehingga kedepannya penyakit ini akan cepat berakhir dan semua masyarakat dapat beraktifitas kembali dengan normal,” terangnya.

Usai pelaksanaan vaksin, Wabup bersama FORKOPIMDA menyaksikan sekaligus memberikan arahan pelasanaan vaksinasi di 23 puskesmas dan 5 rumah sakit melalui vidcom bertempat ruang bupati Parigi Moutong.

VIAFAIZ
BAGIKAN

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY